Sampai kapan kita belajar agama?

Sampai kapan kita belajar agama?

Pada suatu hari ada seorang yang melihat imam Ahmad sedang membawa tinta, orang tersebut  berkata:
“wahai Abu Abdillah engkau telah sampai derajat seperti ini, engkau adalah imam muslimin, namun engkau membawa tinta bersamamu.”
Maka beliau menjawab: “Bersama tinta sampai kuburan.”

Ketika ditanyakan kepada Abdullah ibnu Mubarak:
“Sampai kapan engkau belajar ilmu?”, beliau menjawab:
“Sampai meninggal –insya Allah-.
Dalam kesempatan lain beliau menjawab:
“Mungkin ada satu kalimat yang akan bermanfaat bagiku, namun aku belum mencatatnya.”

Pembaca yang budiman…
Menuntut ilmu tak ada batasnya, sebagaimana kebutuhan kita kepada ilmu tak ada hentinya, selama napas kita masih berembus, niscaya kita masih sangat membutuhkan ilmu agama.

Imam Ahmad berkata:
“Kebutuhan Manusia kepada ilmu melebihi kebutuhannya kepada makan dan minum, kebutuhan dia kepada makan dan minum hanyalah satu atau dua kali setiap harinya, adapun kebutuhan dia kepada ilmu sebanyak napas.”

Saudaraku.yang budiman…
Mari bersemangat belajar ilmu agama, mari kita raih derajat yang tinggi dari Allah Ta’ala. Allah berjanji:

‏{‏‏يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ‏} ‏[‏المجادلة‏:‏ 11‏]

“Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan memiliki ilmu beberapa derajat”. (QS  Almujadilah: 11)

Saudaraku rahimani warahimakallah…
Mari kita bersungguh-sungguh belajar ilmu, karena itulah jalan yang akan memudahkan kita mendapatkan jannahNya
Nabi kita, nabi Muhammad shallahualaihi wasallam berkata:
“Barang siapa menempuh satu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan ke sorga “(HR Muslim)

Saudaraku…
Janganlah kau rela menjadi orang yang merugi, merugi karena tidak memanfaatkan waktu dan kesempatan untuk belajar dan beramal
Rasulullah berkata:

“Dua nikmat yang banyak manusia merugi padanya, nikmat kesehatan dan waktu luang”
(HR Bukhari 6184)

Mari kita bersama isi waktu kita untuk menambah ilmu dan amal, mudah-mudahan dengannya semakin tinggi derajat kita disisi Allah di dunia dan akhirat.

Klapanunggal, Kamis 7 shofar 1437 H
Abdurahman Mubarak Bin Ata

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *