Bahaya Medsos

EFEK NEGATIF BERMEDSOS

logo-aplikasi

Tidak dipungkiri ada banyak manfaat yang kita dapat dengan adanya media sosial di tengah-tengah kita sekarang ini.
Dengan adanya medsos, kita mudah mengumumkan kajian, bertanya tentang ilmu, grup ahlusunnah yang tidak dipungkiri memberikan banyak faedah.

Namun, yang namanya kemajuan tehnologi, ibarat pisau bermata dua.
Medsos Bermanfaat bagi yang bisa menggunakannya dengan baik, akan merusak banyak orang yang tidak memperhatikan rambu-rambu syariat, sayangnya banyak oang yang terjatuh dalam pelanggaran nilai-nilai agama tatkala aktif dalam media sosial.
Mereka tidak sadar hal tersebut bisa mengancam keselamatan aqidah, manhaj dan akhlaknya.

Pembaca yang budiman, rahimakumullah
Dalam kesempatan ini, penulis ingin mengingatkan 7 aktifitas bermedsos yang melanggar nilai-nilai ajaran agama kita, baik yang terkait denqan aqidah, manhaj, muamalah atau adab serta akhlak.
Perlu di ketahui bilangan 7 ini bukanlah batasan, karena masih banyak lagi perkara yang jjuga menyelisihi bimbingan syariat.
Saya sebutkan diantaranya:
1. Tidak selektif dalam mencari ilmu di dunia maya. Di dunia nyata, dikesehariannya mungkin dia terlihat selektif memilih majlis. Tapi didunia maya:
– Ikut kajian via medsos yang tidak jelas siapa nara sumbernya atau bahkan dia tahu bahwa nara sumber adalah seorang hizbi.
– Ikut gup-grup WA, chanel yang tidak jelas bahkan tahu itu milik hizbiyin
– Bahkan ada yang merasa aman mengunjungi situs2 hizbiyin,

Lupa akan bimbingan salaf:
Ilmu adalah agama, telitilah oleh kalian siapa orang yang kalian ambil ilmunya

Wahai saudaraku, jangan merasa aman dari fitnah.ingat ucapan salaf:
Hati itu lemah dan syubhat itu menyambar-nyambar

2. Tidak selektif memilih teman. Didunia nyata, dikesehariannya dia pandai memilih teman, namun ketika di dunia maya, dia berkawan dan berhubungan dengan semua orang.
Dia lupa dengan apa yang telah dikajinya:
– Bagaimana penyesalan seorang yang salah dalam memeilih teman

– Bahwasanya teman sangat berpengaruh pada agama dirinya
(Seorang diatas agama temannya, maka hendaknya meneliti siapa yang dijadikan temannya)

3. Tidak selektif dalam menukil, kurang tatsabut dan tidak memikirkan maslahah dan mafsadah nukilan dia.
Lupa akan ancaman:
Cukuplah sebagai dosa ketika seorang menyampaikan semua yang didengarnya
– Dia tidak tatsabut keabsahan berita yang dinukilnya
– Tidak meneliti sumber nukilan yg di sharenya, dia tak sadar kadar menghasung saudaranya ke web hizbiyin dan munharifin
– Dia tidak menimbang maslahah dan mafsadah yang muncul akibat tulisan dan postingannya.

4. Meninggalkan bimbingan Nabi yang kita cinta
“Barang siapa yang berimaan kepada Allah hendaknya berkata yang baik atau diam”
Tidak sedikit terjadi melalui medsos:
Jidal (debat kusir)
Sukhriyah (merendahkan orang lain)
Istihza (olok-olok)
Yang lebih menyedihkan lagi, di dunia medsos, bermunculannya orang-orang yang lancang, berani berkomentar dalam masalah2 besar, yang diansendiri sebetulnya tidak mememahaminya

Wahai saudaraku hati2 dari abu syibrin

5. Tasahul dalam masalah gambar makhluk hidup
Ini musibah yang sangat menyedihkan.
Dengannya adanya medsos banyak orang lupa apa yang telah di ilmui.
Selfie, menyebar foto2 yang tidak dibutuhkan,
Jauhkan para akhwat dari sebab tersebarnya wajah mereka
Ingatlah saudaraku
Orang yang paling dahsyat azabnya adalah yang meniru ciptaan Allah

6. Tasahul dalam berhubungan dengan lawan jenis
Ini pun termasuk mukhaalafah yang dianggap biasa.
Di dunia nyata mungkin saling menjaga, tapi di dunia maya dengan bebasnya berhubungan dengan lawan jenis yang bukan mahram.
Wahai saudaraku
Fitnah wanita sangatlah dahsyat
Nabi kita berkata:
“Tidaklah aku tinggalkannsetelahku fitnah yang paling bbermudharat bagi laki-laki selain wanita”
Rasululullah bersabda:
“Takutlah kalian terhadap dunia, dan takutlah (fitnah) wanita…”

Saudaraku
Orang bahagia adalah bisa mengambil pelajaran dari orang lain

Ingatlah
Betapa banyak rumah tangga hancur, sebabnya?
Medsos punya andil yang signifikan.

7. Rusaknya adab bermajlis
Di majlis sibuk dengan hp
Di majlis meusyawarah sibuk mengetik di hp
Sedang duduk bersama, masing2 sibuk dengan dunia mayanya, yang satu tidak mengindahkan ucapan temannya.
Saudaraku
Takutlah kepada Allah
Hindarilah fitnah sejauh-jauhnya, sungguh keselamatan hati tidak tertandingi apapin jua
Tawadhulah
Ketahuilah kadar diri kita

Mudah-mudahan kita senantiasa diberi taufiq dan pertolongna-Nya. (Al-Ustadz Abdurrahman Mubarak )

Sumber || http://almubarak.web.id/?p=399

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *